BANGSA BESAR ADALAH BANGSA YANG MENGHARGAI BUDAYANYA SENDIRI

TELEVISI DAN PROGRAM ACARA BERITA

TELEVISI DAN PROGRAM ACARA BERITA

Oleh : Teguh Imanto

teguhs blog logo fin

Dunia ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini yang perkembangannya beritu cepat  secara tidak langsung terkontiminasi dari eksperimentasi pemikiran manusia tentang peran teknologi dalam menciptakan peradaban dunia, dimana kemunculan ditandai dengan pengambil alihan dari pekerjaan oleh manusia menjadi dikerjakan dengan teknologi mekanik hingga akhirnya  meletuslah revolusi industri yang menjadi tanda awal berfunsinya teknologi membantu dalam kehidupan manusia ke taraf lebih baik. Berperannya teknologi dalam ruang lingkup kehidupan manusia, ternyata membawa dampak yang cukup besar bagi perkembangan pergolakan pemikiran manusia hingga melahirkan pradigma baru dan sekaligus menciptakan peradaban yang lebih tinggi  demi masa depan kehidupan   masyarakat dunia. Sudah tak dapat dihitung lagi, berapa banyak hasil penemuan teknologi yang dapat dirasakan oleh masyarakat termasuk diri kita walaupun tanpa sadar kita tak peduli memikirkannya dan memang tak pernah sama sekali memikirkannya.  Apapun teknologi yang tercipta adalah hasil dari eksperimentasi pergolakan pemikiran manusia hingga menghasilkan suatu teori untuk kemudian dilakukan pengimplementasian dilapangan hingga pada akhirnya dapat menghasilkan suatu teknologi terapan, dimana nantinya akan berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dari berbagai belahan dunia. Dampak dari hal ini, bisa dirasakan melalui berkembangnya berbagai macam perangkat teknologi dalam menyertai berjalannya dinamisasi kehidupan di masyarakat dewasa ini dan salah satunya adalah teknologi dari media komunikasi. Sejak dicanangkannya revolusi informasi selama dua dekade, manusia semakin dimudahkan untuk mendapatkan  berbagai macam informasi secara aktual dan faktual dari beragam media, baik berupa media cetak, media display maupun media elektronik. Televisi sebagai salah satu contoh media komuniakasi massa yang berbasis elektronik, ternyata mendapatkan dampak yang paling besar dari perkembangan teknologi informasi. Keberadaan inilah hingga televisi telah mendapatkan tempat di hati masyarakat sebagai salah satu sumber ilmu pengetahuan dengan segudang layanan informasi baik aktual maupun faktual serta dilengkapi dengan sarana hiburan menarik dan murah, dimana proses penyebaran informasi tersebut merupakan penyebaran paling cepat daripada media sebelumnya yaitu media cetak. Keberadaan televisi menduduki di peringkat tertinggi daripada media lainnya itu, karena media dengan ukuran sekecil apapun telah mampu dianggap oleh masyarakat sebagai salah satu media komunikasi elektronik yang paling banyak digemari oleh masyarakat. Kondisi ini dikarenakan bahwa karakter televisi dianggap satu-satunya media informasi yang menyajikan suatu peristiwa penting dalam deretan dinamisasi frame hingga pemirsanya bisa terbuai, terbius dan terprovokasi terhadap isi tayangan yang divisualisasikan. Tanpa berlebihan jika menilai keberadaan televisi begitu tingginya atas peran serta dalam menyebarkan ilmu pengetahuan bagi kehidupan masyarakat, oleh karenanya si kotak kecil yang berintelijen tinggi ini telah menyatu dalam dan menjadi kebutuhan hidup masyarakat, mulai dari perkotaan hingga sampai ke pedesaan semua tentu merasa membutuhkannya.

Dewasa ini keberadaan televisi sebagai satu-satunya sarana penyebar informasi tercepat itu, telah menjangkau hampir keseluruhan penduduk belahan dunia. Kecepatan informasi yang disampaikan itu, berkat adanya peran teknologi canggih berupa adanya jaringan komunikasi yang terkoneksi dengan “satelit komunikasi” sebagai jantung penggeraknya. Teknologi inilah yang dipakai oleh dunia penyiaran televisi untuk menyampaikan suatu pestiwa penting kepada masyarakat di belahan dunia manapun,  dengan hitungan detik berita penting dari berbagai macam wilayah itu dapat tersampaikan kepada pemirsa dalam hitungan detik . Inilah yang pernah dicanangkan oleh Marshal Mac Luhan pada pertengahan abad modern, tentang konsep Global Village  telah menjadi suatu kenyataan. Konsep tersebut mengilustrasikan bahwa dunia ini terlihat dekat seperti dalam suatu genggaman tangan saja, dimana segala sesuatu yang ada dipermukaan bumi ini dapat berkomunikasi langsung “tanpa batas”, pandangan ini didasarkan pada kenyataan  bahwa teknologi yang terlahir akan membawa arus informasi dan komunikasi dunia melanda ke semua Negara tanpa bisa dibendung lagi, dimana komunikasi antar manusia terkoneksi lewat jaringan-jaringan Cyber virtual berkekuatan digital sistem. Teori tentang Global Village dengan demikian akan mematahkan konsep sebelumnya, dimana sejak awal dibuatnya televisi hanya kebutuhan berskala lokal dan merupakan barang yang langkah serta mahal, oleh karena itu sasarannyapun terbatas pada kalangan tertentu saja. Namun keberadaan televisi sasat ini tentu tak terbayangkan bagi penemunya, hingga barang kecil dengan tampilan kaca tersebut dapat dinikmati dan sangat mudah dijangkau oleh seluruh kalangan masyarakat tanpa ada batasan usianya. Melihat antusiasnya masyarakat menikmati siaran televisi, maka para pengelolah penyiaran televisipun ikut berbenah untuk merebut pangsa pasarnya dengan penyajikan beragam acara yang dapat mempengaruhi pemirsanya, hingga terlahirnya siaran-siaran televisi  selalu memanjakan dan menyenangkan bagi semua orang. Jam penayangannyapun sudah tidak ada batasan, bahkan ada beberapa stasiun televisi yang mengudara sampai 24 jam siaran. Oleh karena itu siaran-siaran televisi bisa ditonton kapan saja, pada saat-saat luang seperti saat liburan atau saat sehabis bekerja, bahkan dalam suasana bekerjapun terkadang orang-orang masih menyempatkan  diri untuk menonton program-program televisi, hal tersebut dikarenakan selain memberikan informasi secara aktual dan faktual, televisi juga menyajikan acara yang menghibur sehingga masyarakat selalu merindukannya.

Sebuah lembaga penyiaran televisi, tentunya mempunyai program-program siaran yang akan dikomunikasikan kepada masyarakat luas. Tujuan diproduksinya sebuah program acara televisi antara lain sebagai materi acara dalam melangsungkan terselenggaranya siaran televisi, dimana keberadaanya merupakan sebuah media ruang publik yang berfungsi menyebarkan informasi secara aktual dan faktual serta sebagai sarana  hiburan yang murah dan meriah bagi  masyarakat luas.  Secara umum, lembga penyiaran televisi mempunyai klasifikasi program acaranya yaitu dibagi menjadi tiga jenis diantaranya  program acara fiksi, program acara non fiksi dan program acara berita. Dari ketiga jenis tersebut, masing-masing jenis mempunyai bentuk atau format sendiri-sendiri beserta karakteristiknya. Misalkan Produk dari program acara fiksi sendiri antara lain terdiri dari film serial, film televisi (FTV), film pendidikan, film dokumenter dan Sinetron seri. Untuk program acara non fiksi sendiri menggarap variety show, kuis, talkshow, reality show, musik dan lawak. Sedangkan untuk program berita terdiri dari paket berita, dialog, diskusi, investigasi dan feature.

Suguhan berbagai macam program acara televisi dengan kekarakteristikannya itu, akan membuat orang merasa terhibur dan mau untuk meluangkan waktunya untuk duduk didepan televisi menikmati tayangan sambil minum kopi disertai dengan hisapan cigaret kretek “Gudang Garam Surya 16″, setelah bergelut dengan rutinitas seharian penuh. Namun perlu diwaspahi, bahwa apa yang telah disajikan oleh lembaga penyiaran televisi itu kepada masyarakat luas  dengan atau tanpa disadari secara tidak langsung televisi telah memberikan banyak pengaruh pada kehidupan masyarakat, sehingga keberadaan dapat mengatur, merubah pola hidup seseorng baik yang positif maupun negatif dalam kehidupan masyarakat, siapapun sasarannya entah anak-anak atuupun orang dewasa. Dampak tayangan negatif ini yang sangat membahayakan bagi psikologi manusia terutama pada remaja yang kurang kuat akan prinsip hidup hingga bisa terombang-ambing kepribadiannya. Perlu dicermati, dipahami dan diapresiasi oleh kalangan yang berpendidikan tinggi terutama orangtua ataupun remajaterhadap segalam macam program-program acara televisi dari beberapa stasiun, karena dibalik itu semua terselip ideologi media di dalamnya. Betapa tidak kalau kita amati dan cermati,  mutu program acara dari beberapa stasiun televisi, belakangan ini konsep program acara yang dibuatnya didominasi dengan hal-hal yang kurang mendidik, sehingga keberlangsungan program acaranya itu dapat menimbulkan pengaruh yang cukup besar, terutama pada kalangan usia remaja dan anak-anak. Suatu fakta yang terjadi dewasa ini adalah banyak perubahan pola hidup konsumtif, glamour, intanis di lingkungan kehidupan remaja kita, baik perkotaan maupun pedesaan dan kesemuanya itu terjadi disebabkan dari hasil dari peniruan mereka terhadap suatu cerita yang ditayangkan melalui siaran-siaran unggulan dari stasiun televisi. Fakta lain menggambarkan, suatu tindak kekerasan yang dilakukan anak kecil kepada temannya, hal itu terjadi dikarenakan meniru adegan film di layar televisi. Dari beberapa fakta tersebut, banyak kalangan yang mengkhawatirkan  akan perkembangan mutu acara program televisi yang tidak memperhatikan rambu-rambu “kode etik” dan diluar kontrol oleh pihak KPI,  sehingga hasil tayangannya akan berdampak negatif bagi kalangan pemirsa terutama pada usia remaja dan anak-anak. Dampak dari hal itu, maka perlu diupayakan adanya suatu apresiasi atau diskusi yang membahas tentang kualitas program acara televisi dari berbagai macam profesi, sehingga nantinya akan terlahir suatu program acara terobosan baru yang mensinergikan berbagai macam profesi dalam suatu program acara yang baik, baik dikaji dari aspek pengemasannya maupun dari aspek isinya yang mencerminkan pesan positif dan akan menjadi magnit pencerahan berpikir dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat berdasarkan ideologi bangsa Indonesia yaitu Pancasila yang mulai ditinggalkan oleh warganya berkat pengaruh budaya televisi sebagai hasil aplikasi berkembangnya budaya modern serba kebablasan ini dari cengkraman para pemilik berbajukan multi ideologi itu.

 

1 Program Acara Berita

Diantara sekian banyak program-program acara televisi yang beredar luas di masyarakat dengan beragam kekarakteristikkannya itu, program acara berita yang memberikan informasi penting dan aktual tentang gejolak sosial di tengah masyarakat. Hampir setiap hari kita melihat rekaman-rekaman peristiwa dari berbagai macam keadaan dengan segala macam situasi dan kondisi di sudut manapun belahan dunia, semuanya tervisualisasikan dengan waktu begitu cepat menghampiri pandangan kita tepat di depan layar kaca televisi itu bertengger.  Program acara berita adalah sebuah program keluaran dari stasiun televisi sebagai pengelolahnya dengan menyajikan beragam peristiwa yang sedang ataupun telah terjadi di masyarakat dengan kualifikasi keaktualan dan kefaktualan konten yang di bawahnya. Program ini sangat diminati oleh sebagian kalangan menengah ke atas dengan latar belakang yang cukup tinggi, hal tersebut dikarenakan, isi kontennya memerlukan daya nalar tinggi untuk mencernahnya. Dalam topik-topik tertentu narasumber yang dijadikan bahan pembicaraan adalah orang-orang berkualifikasi tinggi dalam beragam disiplin ilmu, bahkan pejabat-pejabat negara sekalipun bisa dihadirkan dengan pembicaraan permasalahan kebangsaan juga bisa diselenggarakan. Keberadaan program acara berita ditayangkan di televisi, mungkin dikarenakan juga sebagian masyarakat yang membutuhkan informasi penting, tetapi tidak mempunyai banyak waktu untuk membaca koran ataupun turun langsung kelapangan untuk mendapatkan informasi itu dibutuhkan, baik itu berita aktual maupun faktual. Karena segmentasinya adalah kalangan menengah ke atas, maka perencanaan produksinyapun tidak sembarangan asal comot, sumber berita harus jelas dan akurat serta mendapat ferifikasi dari sumbernya, sehingga berita yang diinformasikan kepada masyarakat dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.

Karena informasi aktuak dan faktual sangat diperlukan oleh masyarakat, maka kalangan industri televisi membentuk tim sendiri khusus untuk menangani masalah pemberitaan dengan merancang program-program berorientasi pemberitaan itu dengan beragam pengemasannya. Ada beberapa stasiun televisi yang memfokuskan 70 % program acaranya berorientasi pada masalahpemberitaan dengan berbagai macam variasi pengemasannya, Stasiun televisi tersebut adalah Metro TV milik dari salah seorang jurnalis yang koranya di bredel pada masa era Soeharto yaitu Suya Paloh yang terkenal sangat nasionalis itu. Group Bakrie menandinginya dengan membeli Stasiun Lativi disulap menjadi TV One yang dikomandoi oleh Karni Ilyas mantan redaktur senior dari SCTV kala itu. Untuk menarik pemirsa sebanyak-banyaknya menonton televisi, maka para stasiun televisi selaku pengelolahnya merancang berbagai macam format berita seperti yang ada di masyarakat sampai detik ini. Segala macam bentuk atau format program pemberitaan yang ditayangkan di pasaran itu, diantaranya format Paket Berita merupakan kumpulan dari berita-berita Hard News dan Soft News dalam kemasan khusus berdasarkan karakter masing-masing stasiun televisi, seperti yang ditayang oleh  Trans TV bernama ”REPORTASE”, SCTV menandinginya dengan “LIPUTAN 6″ , TV ONE merancang “KABAR”, METRO TV mengumandangkan acaranya “METRO HARI INI” dan RCTI mendahuluinya sejak awal yaitu “SEPUTAR INDONESIA”. Beberapa format lain seperti Feature adalah bentuk pemberitaan dengan pengemasan secara detil tentang suatu peristiwa dan menyertakan kekuatan visual sebagai penggerak yang khas berita namun mengandung unsur suatu alur cerita berdasarkan peristiwa yang diliputnya, seperti pada program acara ”RIWAYATMOE DOELOE” tayangan dari TV ONE. Sementara Format ”Laporan Investigasi” adalah program pemberitaan yang mengupas secara jelas tentang suatu peristiwa, biasanya berita Hard News yang dikemas secara menarik dan disertakan ulasan atau komentar dari beberapa nara sumber yang berkompenten dalam bidangnya berdasarkan topik permasalahan seperti pada contoh program ”METRO REALITAS” hasil kreasi tayangan METRO TV. Format lainnya yaitu suatu program acara berisikan tentang forum diskusi atau dialaog pembicaraan tentang suatu topik permasalan hangat (berita Hard News) dari pemikiran atau komentar para tokoh-tokoh yang berkompenten dari berbagai macam disiplin ilmu, diselingi perdebatan yang sengit dipandu dengan moderator sebagai driver dalam mengatur alur pemicaraan, seperti ”TOPIK MINGGU INI” tayangan SCTV dan ”DEBAT” tayangan TV ONE. Dari berbagai macam contoh diatas adalah sebagian dari banyaknya stasiun televisi nasional maupun lokal yang tersebar di seluruh Indonesia itu, dalam prakteknya menyajikan topik yang sama namun penyajiannyalah yang berbeda-beda.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

* Program-program acara televisi dengan berbagai macam format  yang beredar di tengah masyarakat itu, merupakan upaya memberikan informasi terkini dari suatu peristiwa di berbagai macam tempat baik di dalam negeri maupun di luar negeri dengan kecepatan siarnya dalam hitungan detik itu *

Dalam penggolongan program-program penyiaran televisi tersebut, program acara olah raga termasuk dalam deretan program berita, karena pada kenyataanya peristwa-peristiwa yang menyangkut kegiatan beragam jenis olah raga ini diperlukan informasi-informasi di dalamnya untuk kemudian disebar luaskan pada masyarakat.  Makanya pada kegiatan-kegiatan oleh raga yang berskala besar misalnya pertandingan piala dunia, olympiade, asian games, sea games, serta pertandingan sepak bola nasional yang sering diwarnai keributan di Indonesia antar pendukung timnya itu selalu diberitakan oleh beberapa stasiun televisi. Dari keberadaan setiap kegiatan yang dipantau atau ditonton olah masyarakat itulah, olah raga dimasukkan dalam kategori pemberitaan

Berikut ini akan dikupas karakter dari program berita dengan beberapa bagian di dalamnya diantaranya seperti berikut ini :

 

a. Porgram Acara Paket Berita

Bagian dari program acara pemberitaan yang mengupas tentang berbagai macam peristiwa penting dan bersifat aktual serta faktual yang ada dilingkungan masyarakat untuk segera diinformasikan kepada khalayak. Sasaran pemberitaan diarahkan pada topik-topik yang lagi hangat dibicarakan di masyakat menyangkut tentang politk, hukum, ekonomi, sosial, budaya, seni dimana pembicaran tersebut berdampak pada kepentingan orang bayak, misalkan peristiwa kenaikkan BBM yang didemo oleh beberapa masyarakat, pergolakan politik di tanah air serta peristiwa-peristiwa penting lainnya. Penyajian pemberitaan harus singkat, padat  dan jelas serta durasi penayangan pemberitaannya tak lebih dari 3 menit setiap topik yang diinformasikan. Beberapa stasiun televisi mengemasnya dengan 3-4 segmen dan setiap segmennya bisa 2-3 topik. Paket penayangannya rata-rata 30 menit terdiri dari 6 menit untuk penayangan iklan dan 24 menit penayangan beritanya. Jam-jam penayangan rata-rata mencakup waktu pagi, siang sore/petang dan malam. Program-program model Paket Berita ini di telvisi Indonesia seperti Seputar Indonesia dari RCTI, Liputan Enam dari SCTV, Metro Hari Ini keluaran Metro TV, Kabar keluaran dari TV ONE, Lintas Peristiwa suguhan dari MNC TV, Topik persembahan dari ANTV, Fokus dari Indosiar dan  serta nama lainnya dari televisi lokal di seluruh Indonesia dengan  nama masing-masing berdasarkn lingkungannya misalkan televisi dari kota Surabaya JTV dengan logat pembicaranya memakai gaya bahasa suroboyoan dalam program acara Pojok Kampung.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

* Beberapa program Paket Berita yang ditayangkan oleh beragam stasiun televisi Indonesia menyajikan peristiwa penting di tanah air dalam waktu secepat mungkin sehingga masyarakat tahu tentang gejolak apa yang ada di masyarakat saat ini. Pemberitaan jenis ini harus aktual, faktual dan singkat dalam pengemasannya *

 

b. Program Acara Investigasi

Bagian dari program acara pemberitaan yang mengupas tentang berbagai macam peristiwa penting dan bersifat aktual serta faktual dimana dalam penyajiannya dikupas secara detil dan mendalam terhadap peristiwa tertentu di lingkungan masyarakat. Sasaran pemberitaan diarahkan pada topik-topik yang lagi hangat dibicarakan di masyakat menyangkut tentang politk, hukum, ekonomi, sosial, budaya, seni dimana pembicaran tersebut berdampak pada kepentingan orang bayak, misalkan peristiwa kasus suap yang melibatkan beberapa anggota DPR sehingga KPK turuntangan untuk menyelidiki kasus tersebut. Penyajian pemberitaan dikupas secara mendalam dan detil tentang peristiwa tersebut, juga disertakan wawancara dari beberapa nara sumber yang terkait dalam kasus tersebut.  Beberapa stasiun televisi mengemasnya dengan 3-4 segmen dengan pembahasan secara naratif terstuktur berdasarkan kronologi peristiwa itu terjadi. Dalam implementasinya biasanya disertai dengan narasi sebagai pengantar dan disertai dengan wawancara beberapa sumber terkait. Paket penayangannya rata-rata 30 menit terdiri dari 6 menit untuk penayangan iklan dan 24 menit penayangan beritanya. Peng eksekusian ini biasanya sekitar satu minggu sampai 2 minggu setelah kejadian peristiwa. Penayangan program tergantung dari masing-masing stasiun televisi ada yang satu minggu sekali, 2 minggu seklai atau 1 bulan sekali. Program pemberitaan model Investigasi ini di telvisi Indonesia seperti , Sigi 30 menit dari SCTV, Metro Realitas keluaran Metro TV, Nama dan Peristiwa dari TV ONE,  dan  serta nama lainnya dari televisi lokal di seluruh Indonesia dengan  nama masing-masing berdasarkan  kreatifitas dari tim pengelolahnya dalam mengemas acara tersebut.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

* Pogram acara pemberitaan dengan model Investigasi merupakan penyajian acar berita dengan pengupasan suatu peristiwa aktual dan faktual dalam lingkungan masyarakat dengan pengupasannya secara detil dan mendalam, agar masyarakat mengetahui secara lengkap tentang terjadinya peristiwa tersebut *

 

c. Program Acara Berita Feature

Bagian dari program acara pemberitaan yang mengupas tentang berbagai macam peristiwa penting dan bersifat aktual serta faktual dimana dalam penyajiannya dikupas secara detil dan mendalam terhadap peristiwa tertentu di lingkungan masyarakat tetapi tidak terikat waktu penayangannya. Biasanya topik pembicaran diarahkan pada masalah budaya, baik yang bersifat atraktif berkaitan dengan norma atau adat maupun yang bersifat kebendaan. Sasaran pemberitaan diarahkan peristiwa-peristiwa budaya yang ada diseluruh Indonesia misalkan peristiwa pelaksanaan sekatenan di yogyakarta yang dikenal dengan nama grebeg sekaten. Penyajian pemberitaan dikupas secara mendalam dan detil tentang peristiwa tersebut, juga disertakan wawancara dari beberapa nara sumber yang terkait dengan topik permasalahannya.  Beberapa stasiun televisi mengemasnya dengan 3-4 segmen dengan pembahasan secara naratif terstruktur berdasarkan kronologi peristiwa itu terjadi. Dalam implementasinya biasanya disertai dengan narasi sebagai pengantar dan disertai dengan wawancara beberapa sumber terkait. Paket penayangannya rata-rata 30 menit terdiri dari 6 menit untuk penayangan iklan dan 24 menit penayangan beritanya. Pengeksekusian ini biasanya sekitar satu minggu sampai 2 minggu setelah kejadian peristiwa. Penayangan program tergantung dari masing-masing stasiun televisi ada yang satu minggu sekali, 2 minggu seklai atau 1 bulan sekali. Program pemberitaan model Feuture ini di telvisi Indonesia seperti , Potret dari SCTV, Archipelago keluaran Metro TV, Nuansa Seribu Pulau  dari TV ONE, Jejap Petualang persembahan Trans 7   serta nama lainnya dari televisi lokal di seluruh Indonesia dengan  nama masing-masing berdasarkan kreatifitas dari tim pengelolahnya dalam mengemas acara tersebut.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

*Program acara pemberitaan dalam model feature mengupas suatu peristiwa budaya dalam masyarakat Indonesia dengan pengupasan secara mendalam tentang budaya yang diliputnya dengan penjelasan secara naratif disertai dengan wawancara sebagai narasumber terkait sebagai penguat dari program yang akan diinformsikan kepada masyarakat luas *

 

d. Program Acara Berita Talk Show/Diskusi

Bagian dari program acara pemberitaan yang mengupas tentang berbagai macam peristiwa penting dan bersifat aktual serta faktual dimana dalam penyajiannya dikupas secara detil dan mendalam terhadap peristiwa tertentu di lingkungan masyarakat dengan menampilkan dalam bentuk talk swoh atau semacam diskusi. Biasanya topik pembicaran diarahkan pada masalah yang algi hangat dibicarakan tentang politik, ekonomi, hukum, sosial, budaya dan seni, misalkan harapan masyarakat terhadap pencalonan presiden Indonesia 2014 dari jago-jago partai peserta pemilu.   Penyajian pemberitaan dikupas secara mendalam dan detil tentang peristiwa tersebut dalam forum diskusi dengan menghadirkan beberapa narasumber berkualifikasi memadahi dalam bidangnya sesuai topik bahasan. Acara dipandu dengan seorang moderator yang sekaligus berfungsi presenter guna memancing adan mengatur alur pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber. Paket penayangannya rata-rata 60 menit terdiri dari 12 menit untuk penayangan iklan dan 48 menit penayangan beritanya. Penayangan program tergantung dari masing-masing stasiun televisi ada yang satu minggu sekali, 2 minggu seklai atau 1 bulan sekali. Program pemberitaan model Talk Show ini di telvisi Indonesia seperti , Barometer dari SCTV, Mata najwa, Todays Dialoque, Kick Andy, Democrazy keluaran Metro TV, Apa Kabar Indonesia, Indonesia Lawyes Club  dari TV ONE,   serta nama lainnya dari televisi lokal di seluruh Indonesia dengan  nama masing-masing berdasarkan kreatifitas dari tim pengelolahnya dalam mengemas acara tersebut seperti televisi dari Surabaya ini dalam progarm acaranya bernama Cangkrukan. Dahulu juga pernah TV-7 menyelenggarakan jenis semacam ini dengan nama Warung-7 dimana deskripsi naskahnya adalah menggabarkan sebuah warung dengan pembeli-pembelinya sebagai narasumber pembicaraan dn pemilik warungnya adalah sebagai presenter acara sekaligus sebagai moderator yang mengendalikan alur pembicaraan. Dalam perjalanannya program ini sayang hilang dari peredaran ketika TV-7 diakuisisi oleh Trans TV. Dari beberapa stasiun televisi di Indonesia, yang paling banyak mengeluarkan untuk program acara semacam ini adalah dari televisi berbasis pada pemberitaan diantaranya adalah Metro TV dan TV ONE.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

* Program acara pemberitaan dalam model dialog atau diskusi yang ada di beberpa televisi Indonesia, pada dasarnya bertujuan mengasah kecerdasan masyarakat tentang suatu topik permasalahan dengan di datangkan para pembicara berkualifikasi tinggi dalam bidangnya hingga mutu acaranya itu mempunyai pengaruh positif kepada pemirsanya *

 

e. Program Acara Pemberitaan Khusus

Bagian dari program acara pemberitaan yang mengupas tentang suatu peristiwa penting dan bersifat aktual serta faktual dimana peristiwa tersebut terjadi dalam keadaan dadurat atau memang benar-benar penting keadaannya dalam suatu kehidupan sehingga informasinya harus dikabarkan atau disampaikan secara cepat.  Biasanya topik peliputan diadakan secara langsung di tempat kejadian atau peristiwa tersebut,   misalkan peliputan penangkapan terjadinya amuk massa dalam memperebutkan lahan sengketa atau laporan khusus terjadinya kecelakaan pesawat hingga memakan korban, demikian juga terjadinya bencana alam dimana kejdiannya diluar sepengetahuan manusia itu perlu disebarluaskan kepada masyarakat agar mengetahui kejadian tersebut walaupun itu semua tidak melihat secara langsung ditempat kejadian, namun dengan bantuan televisi yang disiarkan secara langsung itu, masyarakat jadi tahu sebab dan akibatnya . Keputusan dari pemerintah tentang suatu kebijakan tertentu terkait dengan isue politik yang berkembang.  Paket penayangannya berfariatif tergantung situasi dan kondisi di lapangan. Penayangan program tergantung dari masing-masing stasiun televisi apa hal itu ditayangkan atau tidak, biasanya televisi yang berorientasi pada masalah pemberitaan kerap menyajikannya seperti Metro TV atau TV ONE.  Nama yang kerap sekali dimunculkan adalah Breaking News !!!.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

* Suatu kejadian penting di masyarakat dan bersifat aktual serta faktual, dimana kejadian ini perlu segera diinformasikan secara cepat guna diketahui oleh masyarakat. Televisi yang sering menampilkan terhadap kejadian-kejadian tak terduga itu adalah televisi yang berbasis pada pemberitaan diantaranya TV ONE dan Metro TV *

 

DAFTAR PUSTAKA :

 

* Beberapa foto di share dari situs-situs terkait sesuai topik permasalahan semata-mata untuk “Kepentingan Misi Sosial” dalam bentuk pembelajaran maya berbagi pengetahuan pada sesama, Bukan untuk  ”Kepentingan Bisnis” *

 

1.   Ben Sawyer, Dave Greely. 2004. Online Broadcasting Power. Muska & Lipman

2.   Jones, Frederic. 2002. Digital Video : Haw to do Everything with. Ma  Graw Hill. Osbone

3.   Dale, Edgarv. 1991. How to film appreciated Motion Pictures. New York, : Arno Press Fourt edition

4.  Monaco, James. 1981. How to Read a Film. New York : Oxford University Press. revised edition

5.   Wurtzel, Alan & Stephen R. Acker.1989. Teleision production. Trird Edition. Mc Grawhill. Inc

6.   Yuri, Gabriel.1973. Thinking About Television, London : Oxford University Press

7.   Fred Wibowo. 2007. Teknik Produksi program Televisi. Yogyakarta : Pinus Book Publisher

8.   Dennis, Fitryan G. 2008. Bekerja Sebagai News Presenter, Jakarta : Penerbir Erlangga

9.   E.B. Surbakti. 2008. Awas Tayangan Televisi. Jakarta : PT. Elek Media Komputindo

10. Suprapto.MS, Tommy. 2006. Berkarier di Bidang Broadcasting. Yogyakarta : Media Pressindo

11. Labib, Muh. 2002. Potret Sinetron Indonesia : Antara Realita Virtual dan Realitas Sosial. Jakarta : MU3

12. Riswandi. 2009. Dasar-Dasar Penyiaran. Jakarta : Graha Ilmu

13. Mulyana, Dedy, Idi Subandi Ibrahim. 1997. Bercinta dengan Televisi. Bandung : Remaja Rosda Karya

14. Arifin, Eva. 2010. Broadcasting Tobe Broadcaster. Yogyakarta : Graha ilmu

 

Tags: , ,

Leave a Reply

*